ternyata aku pedas berbicara . . .
akhirnya kini semuanya genap terbukti.. aku memang pedas berbicara.. entah kenapa, aku tak punya maksud menyakiti hati ibuku sendiri.. kini ia sakit hati dan tampaknya akan berbuntut panjang..
aku seperti mempunyai ancaman untuk diriku ke depan:
‘ryo, hati” menggunakan lidahmu. karna engkau sudah pernah mengasahnya dan sempat beberapa kali melukai orang disekitarmu’
…
sempat beberapa kali aku merasa cemburu.. dengan keadaan ekonomi keluargaku dulu dan sekarang.. saat kkku di umur sepertiku, dia sudah membawa mobil pribadi.. sedangkan aku, hanya sepeda motor dari omku.. dia dikuliahkan di universitas swasta favoritku, tetapi dia malas dan berhenti.. sedangkan aku tidak bisa masuk ke universitas swasta tersebut karena terbentur keuangan..
kepergian ayah sungguh mengubah kondisi keluarga kami..
ibu bekerja dari siang sampai malam hanya untuk aku dan kkku.. dan hari ini dia mengeluh dan kecewa karena hatinya tanpa sengaja telah kusakiti lewat lidahku yang tajam dan tak berguna ini..
‘pisau jika tidak disimpan di tempat yang benar akan melukai orang lain..’